Senin, 20 Januari 2025

Untuk Bintang, Selamat Berpisah Sekali Lagi

    Tak banyak yang bisa ku berikan. Tapi semoga saja, doa-doa panjang yang terus keluar dari mulut orang tak suci ini masih bisa menembus langit dan di dengar oleh Tuhan.

Semoga, di setiap hari ke lima di bulan oktober perayaan kecil-kecilan masih setia menghiasi hari penting mu itu.

Karena akan ku katakan padamu, bahwa aku tidak akan ada disana untuk waktu yang tidak bisa diperkirakan.

Semoga, jalan panjang mu menuju masa depan cerah di mudahkan.

Semoga kedua orang tua mu lebih banyak lagi mengabarimu. Memberikan tatapan lembut dan sorot kasih sayang lebih sering kepadamu.

Semoga, gadis yang masih kau taruh hati padanya itu akan kembali berbalik padamu. Memelukmu erat dan takkan lagi melepaskanmu.

Bintang, mungkin kamu takkan pernah tahu, karena memang aku tidak akan pernah memberi tahu mu.

Bahwa esok, lusa atau bahkan seterusnya. Sebagian dari dalam diriku akan selalu menyimpan kasih sayang tulus untukmu.

Semoga damai dalam dirimu bermekaran.

Tidak banyak yang bisa ku tuliskan di sini. Aku hanya salah satu dari ciptaan Tuhan yang telah ditunjukkan untuk ikut menyelam kedalam separuh hidupmu secara sementara. Dan tidak melekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan dibalik buku, matahari, dan doa-doa baik

 Ada hilang ada pergi, tetapi landasanmu tetap disana. Kuberikan padamu tulisanku pada secarik kartu. Ku tegaskan tentang ketulusan di baris...