Dari saya, untuk kamu
Terhitung lebih dari setahun
lamanya sejak saya menemukanmu diantara kerumunan manusia di luar sana.
Mengagumi sosokmu kemudian jatuh hati. Mencintaimu dalam diam yang kemudian
membuat saya sakit hati seorang diri.
Kesedihan kembali menghampiri
malam ini. Dari sekian banyak lelaki yang pernah saya sukai, kamu adalah
satu-satunya yang bisa membuat saya frustasi jika tidak melihat sosokmu di
keseharian saya satu kali saja. Sejak saat itu, bayanganmu selalu menganggu. Bahkan
selera lagu yang saya dengarkan kini telah berubah menjadi sarana yang
mendeskripsikan tentang dirimu. Dan setiap hari di kalender saya pun terisi penuh
dengan cerita mengenai dirimu yang tersimpan begitu rapat.
Menggapaimu adalah mimpi paling
tidak tahu diri yang telah menggambil alih alam bawah sadar. Dan sialnya saya
menyukai hal yang sebenarnya begitu jauh dari jangkauan saya itu. Kamu yang
gentleman, ramah, sopan, dan kadang bertingkah lucu selalu bisa membuat jantung
saya tidak karuan ketika berhadapan dengan sosokmu. Masalahnya kamu begitu
sukar digapai. Dan tulisan ini menjadi salah satu pengurai keresahan saya yang
terlalu menyita perhatian.
Barangkali bukan saya
satu-satunya perempuan yang mengagumimu. Yang selalu menuliskan waktu dan
tanggal ketika kamu muncul didekatku, yang menunggu di pojokan dan berharap
dapat melihat sosokmu ketika kamu melangkah keluar menuju rumahmu. Yang mencari
tahu dan kemudian menguntitmu di internet dan di setiap media sosial milikmu.
Seperti tidak direstui oleh
semesta seiring khayalan saya yang sudah melampaui jagat raya. Tanggal 17 Mei
2022 kamu tidak terlihat dimana-mana di tempat yang sama. Ternyata kamu
dipindah tempat dan sejak saat itu saya sangat jarang bisa melihatmu lagi. Saya
frustasi. Karena sekarang kesempatan untuk melihatmu secara langsung hanyalah
saat pagi melalui kaca jendela di balik gedung atau saat kamu pulang seperti
biasa. Dan kesempatan seperti itu sangat jarang terjadi.
Hari-hari saya berubah, semuanya mulai
tidak berwarna. Saya pikir mungkin memang ini yang terbaik. Saya akan mulai
fokus lagi dengan tujuan saya disini dan kamu akan menemukan manusia-manusia
baru yang akan menjadi relasi baik untukmu di masa depan.
In the future…if by some miracle you ever find
yourself in the position to fall in love again…fall in love with me